PENGARUH PHBS TATANAN RUMAH TANGGA TERHADAP DIARE BALITA DI KELURAHAN GANDUS PALEMBANG

Kusumaningrum, Arie and Hepiriyani, Hepiriyani and Nurhalinah, Nurhalinah (2011) PENGARUH PHBS TATANAN RUMAH TANGGA TERHADAP DIARE BALITA DI KELURAHAN GANDUS PALEMBANG. In: Seminar Nasional Keperawatan I Universitas Riau, 21-22 Oktober 2011, Hotel Ibis Pekanbaru.

[img]
Preview
PDF (makalah PHBS tatanan keluarga terhadap diare)
Download (51Kb) | Preview

    Abstract

    Di Indonesia, diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat terutama pada balita. Diare dapat dicegah bila masyarakatnya dapat menerapkan Perilaku Hidup Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara PHBS Tatanan Rumah Tangga (ASI eksklusif, menggunakan air bersih, jamban sehat dan mencuci tangan) dengan kejadian diare pada balita di kelurahan Gandus Palembang tahun 2011. Subjek dalam penelitian adalah ibu-ibu yang memiliki balita (1-5 tahun) di kelurahan Gandus Palembang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2011 di kelurahan Gandus Palembang. Sampel berjumlah 91 orang yang diambil dengan tekhnik accidental sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional . Data diambil dari responden dengan menggunakan kuesioner. Pada penelitian ini jumlah balita yang mengalami diare satu bulan terakhir sebanyak 36,3 %. 58,2 % balita yang tidak di beri ASI eksklusif, 70,3 % responden yang menggunakan air yang sehat, 50,5 % responden yang menggunakan jamban yang sehat, 62,6% responden dengan kebiasaan mencuci tangan yang buruk, dan 53,8 % responden dengan PHBS yang baik. Dengan α = 0,05 hasil uji analisa dengan menggunakan Chi-Square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara variabel pemberian penggunaan air bersih (p= 0,006, OR= 4,021), penggunaan jamban sehat (p= 0,024, OR= 3,043), kebiasaan mencuci tangan (p=0,000, OR= 7,667) dan PHBS (p= 0,000, OR= 9,750) dengan kejadian diare pada balita di kelurahan Gandus Palembang tahun 2011. Sedangkan untuk variabel pemberian ASI eksklusif, tidak terdapat hubungan dengan kejadian diare pada balita di kelurahan Gandus Palembang (p= 1,000, OR= 0,958). Berdasarkan hasil diatas, penderita diare (balita) harus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak terutama keluarga dan para tenaga kesehatn. Selain memberikan pelayanan kuratif, pihak Puskesmas hendaknya memberikan penyuluhan kepada keluarga agar keluarga mau, tau dan mampu menjalankan PHBS sebagai upaya prefentif untuk mencegah penyakit diare.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Speech)
    Uncontrolled Keywords: PHBS, diare, balita
    Subjects: R Medicine > RT Nursing
    Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
    Depositing User: Ns Arie Kusumaningrum M.Kep., Sp.Kep.An
    Date Deposited: 10 May 2012 03:57
    Last Modified: 10 May 2012 03:57
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/889

    Actions (login required)

    View Item