Analisis Kualitas Air Sungai dan Air Limbah (Outlet) Perusahaan dengan Metode Indeks Pencemaran dan Pengaruhnya terhadap Populasi dan Jenis Ikan

Pitayati , Puspa Ayu and Napoleon, Adipati and Dahlan, M. Hatta (2017) Analisis Kualitas Air Sungai dan Air Limbah (Outlet) Perusahaan dengan Metode Indeks Pencemaran dan Pengaruhnya terhadap Populasi dan Jenis Ikan. Jurnal Penelitian Sains , 19 (2). pp. 73-81. ISSN 1410-7058

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (876Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas air Sungai Gasing dan air limbah (outlet) perusahaan secara fisik dan kimia pada batas Kawasan Industri Gasing dan membandingkan dengan baku mutu yang su-dah ada, menganalisis kondisi mutu perairan Sungai Gasing menggunakan metode indeks pencemaran, serta menganalisis pengaruh kualitas perairan tersebut terhadap populasi dan jenis ikan di sekitarnya. Penelitian te-lah dilakukan pada bulan Maret – April 2017 di Sungai Gasing, Kawasan Industri Gasing Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Penelitian meliputi pengukuran beberapa parameter sampel air secara in-situ, pengambilan sampel air, pengambilan sampel ikan, analisis sampel air laboratorium Unit Pelaksana Teknis La-boratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, menganalisis data hasil uji laboratorium sampel air, serta kuisioner di lapangan. Penentuan lokasi dilakukan dengan menggunakan metode purposive sam-pling. Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap air sungai di hulu, tengah dan hilir terdapat beberapa pa-rameter yang tidak memenuhi baku mutu Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 16 Tahun 2005 yaitu pH, BOD dan COD, sedangkan hasil pengukuran air limbah (outlet) perusahaan terdapat satu parameter kuali-tas air yang tidak memenuhi baku mutu Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2012 yaitu pH. Dari hasil perhi-tungan status mutu air pada stasiun penelitian dengan menggunakan metode indeks pencemaran (IP) dipero-leh bahwa stasiun 1 hingga stasiun 4 berada dalam kategori tercemar ringan, sedangkan stasiun 5 masih me-menuhi baku mutu. Hasil tangkapan pada ketiga stasiun penelitian diperoleh hasil tangkapan ikan dengan jenis yang sama berupa ikan seluang (Rasbora sp). Hal tersebut sejalan dengan sampling dan kusioner di lokasi la-pangan, masyarakat di Desa Gasing sangat sulit mendapatkan ikan di daerah tangkapan pada batas Kawasan Industri Gasing dengan hasil tangkapan sekitar 4-5 kg/bulan. Untuk pola pertumbuhan jenis ikan seluang pada ketiga stasiun pengamatan sampel ikan bersifat allometrik negatif dengan nilai b < 3 artinya, pertumbuhan ikan seluang tersebut cenderung pertumbuhan beratnya lebih lambat dibandingkan pertumbuhan panjang di mana nilai b dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan.Hasil uji t terhadap nilai b hubungan panjang berat ikan seluang di hulu, tengah dan hilir Sungai Gasing menunjukan adanya pengaruh secara signifikan antara berat dan panjang ikan seluang. Nilai determinan (R²) dari hubungan panjang dan bobot ikan seluang yang terjaring di hulu, tengah dan hilir Sungai Gasing relatif sedang, besarnya nilai tersebut berada pada kisaran 0,50 - 0,70, menunjukkan bahwa keragaman dapat dipengaruhi oleh variabel lain dan hubungan antara panjang total dan bobot ikan tidak begitu erat. Kata kunci: kualitas air, Sungai Gasing, air limbah (outlet) perusahaan, indeks pencemaran, panjang dan be-rat ikan.

    Item Type: Article
    Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
    T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Postgraduate Program
    Depositing User: DR M.Hatta Dahlan
    Date Deposited: 25 Jul 2019 20:24
    Last Modified: 25 Jul 2019 20:24
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/8445

    Actions (login required)

    View Item