Efek Ekstrak Daun Salam pada Kadar Glukosa Darah

Parisa, Nita (2016) Efek Ekstrak Daun Salam pada Kadar Glukosa Darah. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Edisi Khusus PEPKI VIII, 1 (2). pp. 404-408. ISSN 2527-3612

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1694Kb) | Preview

    Abstract

    Diabetes mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit metabolisme kronis yang multi etiologi ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) (glukosa puasa ≥ 126 mg/dl atau glukosa sewaktu ≥ 200 mg/dl) yang disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lipid sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Penelitian epidemiologi menunjukkan kecenderungan peningkatan angka insidensi dan prevalensi DM tipe 2 di berbagai penjuru dunia. Penyakit ini juga masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, bahkan juga di dunia. Insidensi tingginya angka kematian akibat penyakit ini kebanyakan disebabkan oleh komplikasi multi organ. Selain itu, penyakit ini tidak bisa sembuh sehingga membutuhkan terapi seumur hidup. Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu obat yang tepat sasaran, minimal efek samping dan terjangkau, salah satunya adalah dengan obat-obatan herbal. Salah satu tanaman herbal yang dianggap memiliki potensi sebagai antihiperglikemia adalah daun salam (Syzygium polyanthum). Daun salam merupakan tanaman yang umum dan mudah dijumpai di Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk melihat potensi efek ekstrak daun salam terhadap kadar glukosa dalam darah. Beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kandungan utama senyawa flavonoid dalam ekstrak daun salam dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Senyawa glikosida flavonoid yang terdapat pada daun salam berfungsi sebagai penangkap radikal hidroksil sehingga dapat mencegah aksi diabetogenik. Dengan demikian, daun salam sangat berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi obat herbal untuk mencegah dan mengobati kondisi hiperglikemia. [JK Unila. 2016; 1(2): 404-408] Kata kunci: flavonoid, hiperglisemia, daun salam, glukosa, obat herbal, diabetes mellitus

    Item Type: Article
    Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
    Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
    Depositing User: dr. Nita Parisa
    Date Deposited: 31 Jul 2017 10:52
    Last Modified: 31 Jul 2017 10:52
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/7406

    Available Versions of this Item

    Actions (login required)

    View Item