Demokrasi Indonesia: Mewujudkan Kesetaraan atau Melahirkan Kesenjangan

Rogaiyah, Rogaiyah and Alfitri, Alfitri (2009) Demokrasi Indonesia: Mewujudkan Kesetaraan atau Melahirkan Kesenjangan. Pelita Bangsa Pelestari Pancasila Jurnal PPKN dan Hukum, 4 (1). pp. 1-12. ISSN 1907-5901

[img]
Preview
PDF (Cover) - Published Version
Download (239Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF (Journal) - Published Version
    Download (2913Kb) | Preview

      Abstract

      Indonesia sudah menganut paham demokrasi yang dimulai saat berdirinya bangsa ini. Masa Orde Lama yang lebih dikenal dengan demokrasi terpimpin. Pada masa Orde Baru pilihan demokrasi juga menjadi simbol kekuasaan negara, Namun dalam prakteknya banyak penyimpangan demokrasi yang dilakukan oleh penguasa. Pada era Reformasi praktik demokrasi ditandai oleh terselenggaranya Pemilu demokratis dengan sistem multi partai. Akan tetapi praktik demokrasi masih berkutat pada demokrasi proseural, belum menyentuh substansi demokrasi yang lebih mengedepankan kesejahteraan rakyat. Praktik demokrasi yang masih pada tataran prosedural, yang lebih menonjol adalah produk demokrasi didominasi oleh politik keluarga dan demokrasi pejabat. Hal ini akan semakin menghegemoni kekuasaan dan melahirkan lemahnya kontrol terhadap kekuasaan, muaranya terjadi berbagai persoalan bangsa seperti: pengangguran, kemelaratan, kesenjangan, dan kemiskinan.

      Item Type: Article
      Uncontrolled Keywords: Demokrasi, Kesetaraan, Kesenjangan
      Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
      H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
      Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Sociology
      Depositing User: Rudi Kule
      Date Deposited: 20 Apr 2012 05:14
      Last Modified: 20 Apr 2012 05:14
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/725

      Actions (login required)

      View Item