Peluang dan Hambatan Penerapan Teknologi Padi Semiorganik dan Organik di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan

Muhammad Yazid, MY and Nukmal Hakim, NH and Eka Mulyana, EM and Erni Purbiyanti, EP and Sherly Eka Dwi Putri, SEDP (2016) Peluang dan Hambatan Penerapan Teknologi Padi Semiorganik dan Organik di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Fakultas Pertanian Universitas Sriwijay, Palembang. ISBN 978-979-8389-21-4

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (14Mb) | Preview
    [img] Microsoft Word
    Download (108Kb)

      Abstract

      ABSTRACT This study aimed to describe the opportunities and barriers in application of semiorganic and organic rice technology in Ogan Komering Ulu Timur Regency, South Sumatera. This research was conducted in Triyoso village, Belitang district, Ogan Komering Ulu Timur regency. The data were collected in May 2015 and consisted of primary and secondary data. The research method used was a survey. The sampling method used in this study was a disproportionated stratified random sampling, totaly using of 60 samples which were 30 samples for each semiorganic and organic rice farmers. The data were proceeded by scoring method with a Likert scale. These results indicate that opportunities in application of semi-organic and organic rice farming technology rice are at a moderately criteria, with a score of 15.94 for semiorganic and a score of 17.12 for the application of organic rice farming technology. Furthermore, barriers in application of technology semiorganic and organic rice farming are at a moderately criteria, with a score of 10.69 for semiorganic and a score of 17.09 for organic rice farming technology. Keywords: barriers, opportunities, organic, rice, semiorganic. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peluang dan hambatan penerapan teknologi padi semiorganik dan organik di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Triyoso Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei 2015, yang terdiri dari data primer dan sekunder. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Adapun penarikan contoh dilakukan dengan metode acak berlapis tak-berimbang dengan total sampel sebanyak 60 orang, terdiri dari 30 sampel petani padi semiorganik dan 30 sampel petani padi organik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peluang penerapan teknologi padi semiorganik dan organik berada pada kriteria sedang; dengan skor 15,94 untuk penerapan teknologi padi semiorganik dan dengan skor 17,12 untuk penerapan teknologi padi organik. Sementara itu, hambatan penerapan teknologi padi semiorganik dan padi organik berada pada kriteria sedang; dengan skor 10,69 untuk penerapan teknologi padi semiorganik dan skor 17,09 untuk penerapan teknologi padi organik. Perlu adanya sertifikasi atau pelabelan produk organik untuk memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada konsumen. Kata kunci: hambatan, organik, padi, peluang, semiorganik

      Item Type: Book
      Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
      Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agricultural Socioeconomics
      Depositing User: S.P, M.Si Erni Purbiyanti
      Date Deposited: 23 Oct 2016 14:53
      Last Modified: 23 Oct 2016 14:53
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/6877

      Actions (login required)

      View Item