HUBUNGAN PENDAPATAN DENGAN TINGKAT KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI RAWA LEBAK DI DESA PELABUHAN DALAM KECAMATAN PEMULUTAN

Rintan Pangaribuan, RP and Maryati Mustofa Hakim, MMH and Erni Purbiyanti, EP (2015) HUBUNGAN PENDAPATAN DENGAN TINGKAT KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI RAWA LEBAK DI DESA PELABUHAN DALAM KECAMATAN PEMULUTAN. HUBUNGAN PENDAPATAN DENGAN TINGKAT KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI RAWA LEBAK DI DESA PELABUHAN DALAM KECAMATAN PEMULUTAN, 3 (2). pp. 196-203. ISSN 2337-3474

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (857Kb) | Preview

    Abstract

    Abstract. The purposes of this research are (1) to analyzing lowland swamp paddy farming and the contribution for farmer totally income at Pelabuhan Dalam Village (2) to categorizing household food availability level degree of lownland swamp farmers in Pelabuhan Dalam Village and (3) to analyzing the relationship between income and household food availability level of lowland swamp farmers in Pelabuhan Dalam Village. This research have been conducted at Pelabuhan Dalam Village and have been held on February 2015 until March 2015. This Data which collected involving primary data and secondary data. Primary data was got by interview sample farmers using questionnaires which prepared before. The research result show that: (1) average total income which obtained by lowland swamp farmer amount Rp.15.004.082,57. Lowland swamp paddy farming income contribution toward total household farmer income was not dominant that is amount 32,37 percent, at the same time contribution of paddy out farming income toward total household farmer income was dominant amount 67,63 percent, (2) proportion of household farmer expenditure in Pelabuhan Dalam Village Pemulutan District included in food availability category because bring out proportion of food expenditure less than or same as 60 percent from food expenditure (3) Income has strong relation with positif direction toward food availability level of lowland swamp farmer household, that means if income increases then food availability should increase too. Key words: lowland swamp, Income, food resilience, Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis pendapatan usahatani padi rawa lebak dan kontribusinya terhadap pendapatan total petani di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan, (2) mengkategorikan derajat tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani rawa lebak di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan, dan (3) menganalisis hubungan pendapatan dengan tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani rawa lebak di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan dan penelitian ini berlangsung pada bulan Februari 2015 sampai Maret 2015.Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara mewancarai sampel petani dengan menggunakan kuisioner dengan yang telah disiapkan sebelumnya. Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait dan studi literatur yang menunjang penelitian.Jumlah populasi kelompok tani sekali musim tanam sebanyak 350 KK dan sampel yang diambil sebanyak 40 KK.Penarikan contoh menggunakan metode acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata pendapatan total yang diperoleh petani rawa lebak adalah sebesar Rp.18.345.477,92per tahun. Kontribusi pendapatan usahatani padi rawa lebak terhadap pendapatan total rumah tangga petani tidak dominan yaitu sebesar 44,69 persen, sedangkan kontribusi pendapatan luar usahatani padi terhadap pendapatan total rumah tangga dominan yaitu sebesar 55,31 persen. Pendapatan luar usahatani meliputi buruh, ojek, nelayan dan dagang. (2) Proporsi pengeluaran pangan rumah tangga petani di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan yaitu sebesar 54,52 persen, maka petani di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan termasuk dalam kategori tahan pangan. (3) Pendapatan memiliki hubungan kuat dengan arah positif terhadap tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani rawa lebak. Pendapatan yang meningkat, maka persentase pengeluaran untuk konsumsi pangan semakin kecil, sedangkan untuk pengeluaran untuk non pangan semakin meningkat. Semakin besar proporsi pengeluaran pangan suatu rumah tangga maka semakin rendah ketahanan pangannya, sebaliknya semakin kecil proporsi pengeluaran pangan suatu rumah tangga maka semakin tinggi ketahanan pangannya. Kata Kunci: Rawa lebak, pendapatan, ketahanan pangan, proporsi pengeluaran

    Item Type: Article
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agricultural Socioeconomics
    Depositing User: S.P, M.Si Erni Purbiyanti
    Date Deposited: 23 Oct 2016 14:53
    Last Modified: 23 Oct 2016 14:53
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/6872

    Actions (login required)

    View Item