PENGARUH MASSA DAN RASIO ETANOL TERHADAP AKSELERASI WAKTU NYALA BRIKET

Santoso, Budi PENGARUH MASSA DAN RASIO ETANOL TERHADAP AKSELERASI WAKTU NYALA BRIKET. Seminar Nasional Avoer ke 6. ISSN 979-587-523-1

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1479Kb) | Preview

    Abstract

    Cadangan batubara sangat melimpah di Indonesia dengan jumlah 65,4 miliar ton. Sebagian besar cadangan batubara di Indonesia merupakan batubara dengan kualitas rendah yaitu lignit dan subbituminus. Penggunaan batubara sebagai sumber bahan bakar masih kurang variatif. Batubara di Indonesia biasanya digunakan sebagai bahan bakar PLTU. Pemanfaatan lainnya adalah dalam bentuk briket. Namun masih ada beberapa kendala dalam penggunaannya. Salah satu kendala dalam penggunaan briket batubara adalah penyalaannya yang membutuhkan waktu yang lama, yaitu sekitar 10 menit. Selama ini penggunaan briket masih dilakukan secara tradisional. Masyarakat biasanya merendam briket dalam minyak tanah untuk mempercepat waktu penyalaan. Namun, cara ini kurang efisien dan minyak tanah menghasilkan jelaga. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembuatan briket batubara agar lebih mudah digunakan oleh masyarakat. Pelapisan briket dengan campuran etanol dan asam stearat melalui proses coating merupakan salah satu inovasi untuk mempercepat proses penyalaan briket batubara. Briket batubara dikarbonisasi pada suhu 600—900oC dengan keadaan vakum untuk menurunkan nilai volatile matter. Hal ini dilakukan agar jelaga yang dihasilkan dari proses pembakaran sedikit. Selanjutnya, briket batubara dikeringkan untuk megurangi kadar air agar waktu penyalaan lebih cepat. Etanol padat dapat meningkatkan nilai kalor pembakaran. Pembakaran etanol menghasilkan kalor sebesar 7.022 kalori/gram dan pembakaran briket batubara jenis subbituminus menghasilkan kalor sebesar 6.000 kalori/gram. Penggunaan etanol sebagai pengganti minyak tanah juga bertujuan untuk mengurangi jelaga hasil pembakaran. Hal ini karena etanol memiliki rantai karbon yang lebih pendek dibandingkan minyak tanah. Proses coating ini dapat mempercepat waktu penyalaan hingga 80 %. Berdasarkan hasil percobaan, efisiensi yang paling tinggi diperoleh pada perbandingan etanol dan asam stearat 1:1 dengan ukuran briket batubara 20 mesh dan tebal coating 4 mm.

    Item Type: Article
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
    Depositing User: Budi Santoso
    Date Deposited: 27 Jun 2016 11:41
    Last Modified: 27 Jun 2016 11:41
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/6536

    Actions (login required)

    View Item