PENENTUAN SEBARAN KANDUNGAN KLOROFIL-a DALAM RANGKA PENDUGAAN ZONA POTENSI IKAN DI PERAIRAN BANYUASIN

Aryawati, Riris and Surbakti, Heron (2011) PENENTUAN SEBARAN KANDUNGAN KLOROFIL-a DALAM RANGKA PENDUGAAN ZONA POTENSI IKAN DI PERAIRAN BANYUASIN. Project Report. Lembaga Penelitian UNSRI, UNSRI. (Submitted)

[img] PDF - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (953Kb) | Request a copy

    Abstract

    Kandungan klorofil-a dapat digunakan sebagai ukuran standing stok fitoplankton yang dapat dijadikan petunjuk produktivitas primer suatu perairan. Keberadaan plankton akan mempengaruhi biomass atau stok ikan dalam suatu perairan dan semakin banyak faktor input atau upaya maka produksi ikan semakin meningkat. Hal ini dikarenakan plankton merupakan makanan utama dari sebagian besar ikan di laut. Perairan Banyuasin merupakan perairan yang dimanfaatkan manusia untuk berbagai macam kegiatan, salah satunya adalah kegiatan menangkap/ mencari ikan oleh nelayan. Masyarakat umumnya dan nelayan khususnya memanfaatkan perairan Banyuasin untuk memenuhi kebutuhan hidup. Potensi sumber daya laut terutama ikan di daerah ini cukup besar. Hasil laut dari daerah ini selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Selatan juga di pasarkan ke propinsi lain. Salah satu faktor yang menentukan daerah penangkapan ikan yang tepat adalah dengan mengetahui kandungan klrofil-a yang mempunyai peranan penting sebagai pembentuk dasar dari rantai makanan (food-chain) dan bertanggung jawab dalam produksi primer (primary production). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kandungan dan sebaran klorofil-a serta menganalisis kondisi lingkungan perairan yang mempengaruhi produktifitas primer di perairan Banyuasin sebagai langkah awal pendugaan zona potensi perikanan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kandungan klorofil-a di permukaan perairan Banyuasin menunjukkan nilai yang berkisar antara 0.0286- 0.4566 mg/m3, dengan rata-rata 0,1118 mg/m3. Tinggi rendahnya kandungan klorofil-a di perairan Banyuasin dipengaruhi oleh pergerakan arus, pasokan nutrien yang berasal dari darat melalui aliran sungai yang bermuara ke perairan tersebut dan juga oleh adanya pengaruh cahaya matahari. Kandungan klorofil-a tertinggi dijumpai di stasiun 19 dan terendah di stasiun 14. Parameter fisika kimia perairan secara umum masih mendukung kehidupan fitoplankton yang mempengaruhi kandungan klorofil-a.

    Item Type: Monograph (Project Report)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography
    Divisions: Faculty of Mathematics and Natural Sciences > Department of Marine Sciences
    Depositing User: heron surbakti
    Date Deposited: 09 Mar 2012 03:35
    Last Modified: 09 Mar 2012 03:35
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/592

    Actions (login required)

    View Item