Laporan Hibah Bersaing 2013 Pencegahan Bencana Ekologi Banjir Akibat Perubahan Ilkim Melalui Pengintegrasian Ecological Footprint Di Sumatera Selatan

Agustina Bidarti, Tina Laporan Hibah Bersaing 2013 Pencegahan Bencana Ekologi Banjir Akibat Perubahan Ilkim Melalui Pengintegrasian Ecological Footprint Di Sumatera Selatan. Project Report. www.lemlit.unsri.ac.id.

[img]
Preview
PDF
Download (46Kb) | Preview

    Abstract

    Perencanaan merupakan suatu proses awal dari sebuah kegiatan, sehingga perencanaan pembangunan yang merupakan awal dari kegiatan pembangunan yang berorientasi terhadap lingkungan secara berkelanjutan sangatlah diperlukan, dan perencanaan lingkungan ini dapat diperoleh melalui pengintegrasian jejak ekologi (Ecological Footprint) ke dalam perencanaan pembangunan di daerah khususnya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang efektif dan bertenurial kuat. Sehingga penelitian ini, bertujuan untuk: Mengidentifikasi apakah Perencanaan Tata Ruang wilayah (RTRW) di Sumatera Selatan telah mengintegrasikan jejak ekologi (ecological footprint) didalamnya dan Mengidentifikasi daerah potensi rawan banjir di Sumatera Selatan. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah perencanaan pembangunan wilayah yang mengintegrasikan Jejak Ekologi didalamnya sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan serta upaya pencegahan terjadinya banjir permanen yang berulang akibat adanya perubahan iklim global memerlukan penyelesaian dalam perencanaan formal sehingga dapat menjadi instrumen bagi pengambil kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Analisa Data yang dilakukan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peruntukan ruang masih lemah dalam memperhitungkan kemampuan lahan menyediakan kebutuhan bagi konsumsi populasi yang ada di daerah Sumatera Selatan serta belum memperhitungkan peruntukan ruang bagi pembuangan limbah konsumsi dari populasi yang ada didaerah ini. Selain itu peruntukan wilayah lindung dan budidaya sebagai penyangga keberlanjutan lingkungan sebagai tempat kehidupan juga masih sangat rendah. Jika dilihat dari kondisi geografisnya daerah rawan banjir ini adalah daerah yang dilalui oleh sungai atau DAS. Sehingga dapat diketahui penyebab pertama dari bancana banjir ini adalah naiknya permukaan air laut yang berimbas pada naiknya muka air sungai sehingga jika hujan terjadi sungai ini akan meluap kedaratan, dan menyebabkan terjadinya bencana ekologi banjir.

    Item Type: Monograph (Project Report)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
    Divisions: Faculty of Agriculture
    Depositing User: Tina Agustina Bidarti Agustina Bidarti
    Date Deposited: 24 Jun 2015 01:06
    Last Modified: 24 Jun 2015 01:06
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/5486

    Actions (login required)

    View Item