PENGUJIAN BEBERAPA JENIS TANAMAN SEBAGAI SUMBER ATRAKTAN LALAT BUAH (Bactrocera spp.) (Diptera:Tephritidae) PADA TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.)

Effendy, Effendy and Rafida, Rani and Sunar, Samad (2010) PENGUJIAN BEBERAPA JENIS TANAMAN SEBAGAI SUMBER ATRAKTAN LALAT BUAH (Bactrocera spp.) (Diptera:Tephritidae) PADA TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.). In: Prosiding Seminar Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Propinsi Sumatera Selatan, Palembang. ISBN 978-602-98295-0-1

[img]
Preview
PDF
Download (47Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    Image (JPEG)
    Download (797Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      Image (JPEG)
      Download (1204Kb) | Preview

        Abstract

        Ada sekitar 400 spesies lalat buah genus Bactrocera yang dapat menyerang 150 spesies tanaman buah-buahan dan sayuran. Penelitian ini dilaksanakan bulan April sampai bulan Juni 2007. Penelitian dilakukan pada 5 lokasi pertanaman cabai di Desa Pelabuhan Dalam Pemulutan, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yaitu atraktan sentetis, ekstrak bunga cengkeh, ekstrak daun kayu manis, ekstrak saledri, dan ekstrak daun murbei diulang lima kali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman yang paling efektif sebagai sumber atraktan lalat buah dan untuk mengetahui spesies lalat buah pada tanaman cabai yang tertarik atraktan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua spesies lalat buah yang terperangkap di lapangan yaitu Bactrocera dorsalis Hend. dan Bactrocera umbrosus (Fab.). Jumlah imago lalat buah yang terperangkap didominasi oleh B. dorsalis yaitu 1639 ekor sedangkan B. umbrosus yang terperangkap hanya 9 ekor. Jenis tanaman yang paling efektif sebagai sumber atraktan alami ialah tanaman cengkeh dapat memerangkap lalat buah rerata 76,4 ekor dan mampu memerangkap lalat buah selama rerata 30,6 hari. Tanaman murbei merupakan sumber atraktan paling sedikit dapat memerangkap lalat buah rerata hanya 21,0 ekor dan mampu memerangkap lalat buah hanya selama rata-rata 21 hari.

        Item Type: Book Section
        Uncontrolled Keywords: Atraktan, Lalat buah (Bactrocera spp.), cabai
        Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
        S Agriculture > SB Plant culture
        Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Plant Pests and Diseases
        Depositing User: Rudi Kule
        Date Deposited: 17 Feb 2012 12:10
        Last Modified: 03 Mar 2012 06:44
        URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/470

        Actions (login required)

        View Item