Identifikasi Kepadatan Permukiman Di Perkotaan Sebagai Akibat Tidak Adanya Kontrol Pengembangan Secara Horisontal Studi Kasus Pada Permukiman Bukit Sejahtera Palembang

Hanum, Meivirina Identifikasi Kepadatan Permukiman Di Perkotaan Sebagai Akibat Tidak Adanya Kontrol Pengembangan Secara Horisontal Studi Kasus Pada Permukiman Bukit Sejahtera Palembang. [Experiment] (Unpublished)

[img]
Preview
PDF (Kurangnya Mekanisme Kontrol pada Pengembangan Permukiman di Perkotaan)
Download (4Mb) | Preview

    Abstract

    Abstrak Kecenderungan Masyarakat mengembangkan Hunian secara horisontal menyebabkan terjadinya kepadatan di lingkungan permukiman. Seturut Abraham Maslow, bahwa setelah kebutuhan fisik dasar manusia terpenuhi, maka seiring proses meningkatnya ekonomi dan status sosialnya, maka secara Psikologis menjadi tuntutan sebagai aktualisasi diri, untuk menunjukkan jati diri. Senada dengan tulisan Abraham Maslow, Y>B> Mangunwijaya dalam bukunya Wastu Citra ( Guna dan Citra : 25), menyebutkan rumah sebagai Refleksi, Citra penghuninya. Proses rumah sebagai kebutuhan dasar menjadi rumah sebagai sesuatu yang menunjukkan Status Sosial seseorang. Penelitian di Permukiman Bukit Sejahtera Palembang ini, secara Hipotesis menunjukkan kearah teorinya Abraham Maslow dan Y>B> Mangunwijaya. Hanya dalam proses menuju aktualisasi diri tersebut ada kaidah kaidah / aturan aturan yang tidak diindahkan / dilanggar. Sehingga pertumbuhan dan perkembangan Permukiman Bukit Sejahtera menjadi tidak terkontrol. Disisi lain ada pedoman dalam pembangunan rumah, yang mengatur dan mengontrol agar lingkungan yang sudah ditata, direncanakan tidak menjadi lingkungan yang semrawut - slump Area. Dengan melihat fakta bahwa terjadi perkembangan yang tidak terkontrol pada lingkungan Permukiman Bukit Sejahtera inilah maka perlunya dilakukan penelitian. Secara fisik lahan dan lingkungan pertumbuhan yang tidak terkontrol ini lama kelamaan akan memiliki dampak yang negatif terhadap area hijau yang menjadi area peresapan air,ketentuan Building Coverage, juga pengaruh terhadap kesehatan rumah itu sendiri, akibat terganggunya sistim tata udara dan pencahayaan. Juga faktor keselamatan bangunan terhadap tingginya resiko kebakaran. Kata Kunci : Teori Abraham Maslow, Peraturan Bangunan dan Kepadatan Penduduk.

    Item Type: Experiment
    Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
    Divisions: Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
    Depositing User: Ir Meivirina Hanum
    Date Deposited: 22 Apr 2014 18:39
    Last Modified: 22 Apr 2014 18:39
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/4316

    Actions (login required)

    View Item