Perubahan Paradigma Pengaturan Kewarganegaraan Menurut UU No.12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan

Ngadino, Agus (2011) Perubahan Paradigma Pengaturan Kewarganegaraan Menurut UU No.12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan. Simbur Cahaya (46). pp. 2749-2770. ISSN 14110-0614

[img]
Preview
PDF
Download (437Kb) | Preview

    Abstract

    Perspektif hukum kewarganegaraan harus dipahami baik secara historis, filosofis, sosiologis dan yuridis. Terutama jika dikaitkan dengan diskursus demokrasi dan hak asasi manusia yang berkembang secara universal. Diskursus inilah yang menjadi landasan yang mempengaruhi adanya perubahan paradigm pengaturan tentang kewarganegaraan. Selanjutnya aturan inilah yang akan dilaksanakan di tengah masyarakat yang secara tidak langsung akan mengubah cara pandang masyarakat tentang berbagai aspek terkait kewarganegaraan. Substansi perubahan paradigma pengaturan kewarganegaraan yang diharapkan menguatkan prinsip non diskriminatif, penghargaan dan penghormatan terhadap HAM, persamaan di muka hukum, dan mencegah terjadinya apatride (tanpa kewarganegaraan) serta memberikan perlindungan yang maksimal kepada semua warga negara Indonesia dan atau keturunan terutama yang berada di luar negeri. Dengan prinsip tersebut maka pengaturan kewarganegaraan akan selaras dengan semangat reformasi yang mempertegas prinsip negara hukum dan demokrasi

    Item Type: Article
    Uncontrolled Keywords: Paradigma, Kewarganegaraan, Demokrasi, HAM
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Faculty of Law > Department of Law
    Depositing User: Rudi Kule
    Date Deposited: 04 Apr 2014 11:03
    Last Modified: 04 Apr 2014 11:03
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/4008

    Actions (login required)

    View Item