Inferioritas Perempuan dalam Perkawinan: Kajian Hermeneutika dan Kritik Sastra Feminis dalam Novel Azab dan Sengsara

Suhendi, Didi (2008) Inferioritas Perempuan dalam Perkawinan: Kajian Hermeneutika dan Kritik Sastra Feminis dalam Novel Azab dan Sengsara. Jurnal Lingua, Bahasa dan Sastra Indonesia, 9 (2). pp. 143-163. ISSN 1411-2388

[img]
Preview
PDF
Download (9Mb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (215Kb) | Preview

      Abstract

      Dalam pemaknaan teks sastra, hermeneutika menduduki peranan yang signifikan. Sebagai ilmu interpretasi, hermeneutika berusaha menangkap makna-makna, mengelaborasi pesan-pesan yang terkandung dalam karya sastra. Akan tetapi, validitas interpretasi terhadap teks sastra bersifat relatif karena sebuah interpretasi sesungguhnya merupakan reinterpretasi. Pembaca yang juga sekaligus penafsir memahami teks dari pusat pandangan dan sejarahnya sendiri. Dengan kalimat lain, pemahaman pembaca dibatasi oleh horison sosial dan budayanya sendiri. Dalam proses pemahaman oleh seorang pembaca, interpretasi teks selalu merupakan horizontverschnelzung 'pembauran cakrawala', perpaduan antara cakrawala masa lampau (saat teks itu tercipta) dan cakrawala masa kini pembaca. Meskipun demikian, proses interpretasi harus tetap berpijak pada makna verbal dan konteks. Sebagai arena “pertarungan kekuasaan”, teks sastra memuat interes-interes, tendensi-tendensi, dan kepentingan-kepentingan politis tertentu tentang relasi laki-laki dan perempuan. Kaum feminis melihat bahwa sastra merupakan sarana efektif bagi sosialisasi ideologi patriarkis, dan pemaknaan karya sastra oleh pembaca, selama kurun waktu yang panjang, dilakukan dengan perspektif laki-laki. Oleh karena itu, model reading as woman ‘membaca sebagai perempuan’ diperlukan untuk mendekonstruksi pembacaan androsentris tentang relasi laki-laki dan perempuan, terutama dalam perkawinan. Dalam novel pertama Indonesia, status perempuan dalam perkawinan bersifat inferior. Fungsi dan peran mereka semata-mata diarahkan untuk berbakti dan melayani kepentingan suami

      Item Type: Article
      Uncontrolled Keywords: hermeneutika, pembauran cakrawala, ideologi patriarki, reading as woman
      Subjects: L Education > L Education (General)
      P Language and Literature > P Philology. Linguistics
      Divisions: Faculty of Teacher Training and Science Education > Department of Language and Arts Education > Indonesian Language and Literature Education
      Depositing User: Rudi Kule
      Date Deposited: 02 Apr 2014 12:11
      Last Modified: 02 Apr 2014 12:11
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/3947

      Actions (login required)

      View Item