HUKUM SEBAGAI ALAT REKAYASA SOSIAL DALAM PRAKTEK BERHUKUM DI INDONESIA

Muntaqo, firman (2005) HUKUM SEBAGAI ALAT REKAYASA SOSIAL DALAM PRAKTEK BERHUKUM DI INDONESIA. Jurnal Hukum, XV (2). pp. 377-397. ISSN 1412-2723

[img]
Preview
PDF
Download (372Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (10Mb) | Preview

      Abstract

      Penerapan konsep Law as tool of social engineering di Indonesia dari sudut teoritis dimungkinkan karena secara sosiologis perkembangan hukum di Indonesia lebih dekat pada sejarah perkembangan hukum yang termasuk pada kelompok Common Law System yang menempatkan masyarakat dan hakim sebagai aktor yang sangat berperan dalam membentuk/menciptakan hukum. Namun karena penggunaan hukum sebagai sarana rekayasa sosial di Indonesia tidak didasarkan pada konsep Common Law System yang memaknakan hukum/law sebagai Judge Made Law, namun atas dasar faham hukum Civil Law System yang bersifat positivistis, sehingga hukum/law dimaknakan sebagai Act yang harus dipatuhi oleh rakyat, karena dibuat oleh pemegang kedaulatan, maka penerapan konsep tersebut dalam rangka pembangunan hukum nasional mengalami kegagalan. Kegagalan diakibatkan karena nilai-nilai yang terkandung dalam berbagai peraturan perundang-undangan tersebut tidak diangkat berdasarkan nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Indonesia yang pluralis, akan tetapi lebih banyak diturunkan dari proses deduksi pemikiran yang abstrak, sebagaimana yang dikenal dalam tradisi pemikiran hukum positivis pada Civil Law System

      Item Type: Article
      Uncontrolled Keywords: Social Engineering, Hukum Indonesia
      Subjects: K Law > K Law (General)
      Divisions: UNSPECIFIED
      Depositing User: Dody Nopriansyah MbuL
      Date Deposited: 04 Apr 2014 10:42
      Last Modified: 04 Apr 2014 10:42
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/3912

      Actions (login required)

      View Item