CYBER CITY & PUBLIK SERVICE (Inovasi dari Program SumSel Free Wifi Area)

Marpaung, Zailani Surya (2012) CYBER CITY & PUBLIK SERVICE (Inovasi dari Program SumSel Free Wifi Area). In: Transformasi Sosial dan Budaya Di Indonesia. Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, pp. 443-456. ISBN 978-979-9204-77-6 (Submitted)

[img]
Preview
PDF
Download (2841Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (33Mb) | Preview

      Abstract

      Pemerintah Daerah diseluruh tanah air pada saat ini menghadapi “tekanan” dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan public sebagai elemen penting dari Reformasi Birokrasi. Hal ini membuat pemerintah daerah mau tidak mau harus mampu menciptakan terobosan dan ivovasi dalam peningkatan kualitas Public Servive tersebut. Salah satu solusi yang sedang menjadi trend global maupun nasional adalah melalui e-Government yang salah satu variab pengembangannya adalah Cyber City. Tidak disangkal lagi bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan untuk menunjang berbagai kegiatan institusi yang di dalamnya termasuk kegiatan pemerintahan dalam hal meningkatkan pelayanan public. Sejak 2009 terdapat beberapa inovasi dalam meningkatkan Pelayanan Publik seperti Sekolah dan Berobat Gartis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Utamanya sejak SumSel dipimpin Gubernur Alex Noerdin. Namum satu inovasi lain yang mendapat respon sangat positif dari public adalah Program Sumsel Free Wifi Area. Program ini merupakan salah satu ivovasi Public Service di Provinsi ini dan menjadi langkah awal untuk menuju “Cyber City” yang diyakini bukan hanya mimpi tapi akan terealisasi. Dalam program ini akan tersedia fasilitas wifi untuk menakses internet gratis. Tidak hanya di ibukota Palembang tapi juga di 15 Kabupaten / Kota yang ada. Hal ini sangat relevan dengan kondisi saat ini dimana menakses internet menjadi salah satu kebutuhan hidup utama bagi public di daerah yang memiliki perkembangan sangat pesat seperti Sumsel. Semakin berkembang dan majunya masyarakat tentunya berdampat pada kebutuhan menakses internet. Apalagi berdasarkan sirvei saat ini secara nasional pengguna internet sudah mencapai 65 juta jiwa. Asumsinya dengan menakses internet public akan mudah mendapatkan ilmu pengetahuan, memanfaatkan internet untuk berniaga, bisnis di bidang kuliner dan lain-lain. Peluncuran program ini juga menjadi salah satu upaya Pemprov meningkatkan ketertarikan wisatawan berkunjung ke darah lain. Lazimnya di Negara maju internet menjadi kebutuhan yang tidak bias ditawar sehingga harus tersedia. Dalam implementasinya sebelum Program Sumsel Free wifi Area ini dluncurkan terdapat beberapa program yang menyertai yaitu yang pertama sosialisasi internet sehat kepada public utamanya remaja dan masyarakat usia sekolah, Hal itu menjadi salah satu upaya memproteksi dapak negartif penggunaan internet dan yang kedua pengetahuan internet bagi masyarakat desa yang selaras dengan dengan program Kementerian Komunikasi dan Informatika. Adapun lokasi pelayanan internet gratis adalah dengan menempatkan titik hot spot internet dibeberapa tempat strategi di kota Palembang seperti Lokasi rekreasi Keluaraga, jalan yang ramai oleh aktivitas public, pusat perbelaanjaan dan keramaian, lokasi Wisata seperti Benteng Kuto Besak dan Kawasan Ampera, kantor pemerintahan, hotel-hotel berbintang, area yang diperuntukan bagi Olahraga seperti Jakabaring Sport City dan sejumlah kampus Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Adapun anggaran bagi terealisasinya program ini adalah kerjasama dengan beberapa perusahaan telekomunikasi dan share

      Item Type: Book Section
      Uncontrolled Keywords: public service,cyber city free wifi area
      Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
      Divisions: Faculty of Social and Political Sciences
      Depositing User: Rudi Kule
      Date Deposited: 13 Jan 2014 14:23
      Last Modified: 13 Jan 2014 14:23
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/3371

      Actions (login required)

      View Item