Pengurangan Kadar Abu dan Sulfur pada Batubara Semi Antrasit dari Tanjung Enim dengan cara Pencucian bermedia Air-Minyak Sawit

Nukman, Nukman and Basri, Hasan (2007) Pengurangan Kadar Abu dan Sulfur pada Batubara Semi Antrasit dari Tanjung Enim dengan cara Pencucian bermedia Air-Minyak Sawit. In: Penelitian Lingkungan di Perguruan Tinggi,, 20-June-2007, Depok, Jabar.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1969Kb) | Preview

    Abstract

    Abu dan sulfur adalah bahan pengotor pada batubara yang keberadaannya harus dalam persentase seminimal mungkin. Kadar abu dan sulfur yang tinggi menyebabkan nilai kalori batubara menjadi rendah dan sulit untuk dinyalakan. Abu sisa hasil pembakaran akan mencemari lingkungan. Adapun Sulfur pada batubara akan menghasilkan emisi gas buang berupa SO₂, penurunan kada abu dan sulfur pada batubara semi antrasit dilakukan dengan cara mencuci batubara. Metoda yang dipakai adalah metoda aglomerasi air-minyak sawit. Batubara semi antrasit dari Tanjung Enim dengan kadar abu sebesar 6,22% dan sulfur sebesar 2,07% dicampur dengan air dan minyak di dalam satu tabung baja tahan karat kemudian diaduk sehinggak menjadi aglomerat. Dengan menggunakan minyak goreng sawit dan atau minyak sawit mentah (crude palm oil –CPO) sebagai minyak aglomerasi, kadar abu turun menjadi 3,19 % dan sulfur menjadi 1,4%

    Item Type: Conference or Workshop Item (Speech)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
    Depositing User: Nukman Nukman
    Date Deposited: 26 Dec 2013 17:05
    Last Modified: 26 Dec 2013 17:05
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/3281

    Actions (login required)

    View Item