Penyelesaian Konflik Perbatasan melalui Tehnik Hybrid ADR Di Provinsi Sumatera Selatan Pengembangan Model Hybrid Arbitrase Mediasi dengan Uji Coba Di Kabupaten Muara Enim dengan Ogan Ilir dan Kabupaten Musi Rawas dan Lubuk Linggau

Utama, Meria and Romsan, A. and Zulhidayat, Zulhidayat (2010) Penyelesaian Konflik Perbatasan melalui Tehnik Hybrid ADR Di Provinsi Sumatera Selatan Pengembangan Model Hybrid Arbitrase Mediasi dengan Uji Coba Di Kabupaten Muara Enim dengan Ogan Ilir dan Kabupaten Musi Rawas dan Lubuk Linggau. Other. Unpublihed, Di Kabupaten Muara Enim dengan Ogan Ilir dan Kabupaten Musi Rawas dan Lubuk Linggau. (Unpublished)

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
PDF (Penyelesaian Konflik Perbatasan Melalui Tehnik Hybrid ADR di Provinsi Sumatera Selatan Pengembangan Model Hybrid Arbitrase Mediasi dengan Uji Coba Di Kabupaten Muara Enim dengan Ogan Ilir dan Kabupaten Musi Rawas dan Lubuk Linggau) - Other
Download (7Mb) | Preview

    Abstract

    Sengketa perbatasan dibebarapa wilayah di sumatera selatan apabila dibiarkan berlarut-lrut akan mempengaruhi pembangunan di wilayah tersebut, dan bukan itu saja, masyarakat bahkan dapat menjadi korban karna adanya pembangunan yang terhambat dan akibat buruknya bermuara pada sengketa antar masyarakat itu sendiri. Usahayang dilakukan selama ini adalah penyelesaian yang dilakukan dengan jalur pengadilan. Namun hal ini belum berhasil dikarenakan proses pengadilan yang lama dan berbelit-belit. Oleh karena itu diperlukan suatu mekanisme penyelesaian sengketa alternatif yang digunakan dalam penyelesaian masalah ini tujuan khusus dari penelitian ini adalah mengembangkan metode penyelesaian konflik yang terbaikdengan menggunakan metode hybrid ADR, menguji effektifitas penggunaan metode ini dalam masyarakat yang bersengketa dan menggembangkan model mekanisme alternatif yang terbaik yang akan digunakan sebagai sebuah model penyelesaian sengketa dalam masyarakat yang di fokuskan pada kabupaten/kota di provinsi sumatera selatan yang mengalami konflik perbatasan di wilayahnya. Model yang dihasilkan tadi akan diusulkan kepada pemerintah setempat untuk menjadi masukan bagi penyelesaian sengketa khususnya sengketa sengketa perbatasan di wilayah mereka.Adapun metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Participatory action reseach yang menggabungkan metode indepth interview,FGD dan IGD (Internactional action research)dan diujianalisis dengan mengunakan metode dekrisptif analitis dan pendekatan empiris deskriptif. Kata Kunci : Konflik, perbatasan,ADR,arbitrase,mediasi

    Item Type: Monograph (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Faculty of Law
    Depositing User: meria meri meri
    Date Deposited: 13 Dec 2013 13:20
    Last Modified: 04 May 2014 21:21
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/3234

    Available Versions of this Item

    • Penyelesaian Konflik Perbatasan melalui Tehnik Hybrid ADR Di Provinsi Sumatera Selatan Pengembangan Model Hybrid Arbitrase Mediasi dengan Uji Coba Di Kabupaten Muara Enim dengan Ogan Ilir dan Kabupaten Musi Rawas dan Lubuk Linggau. (deposited 13 Dec 2013 13:20)[Currently Displayed]

    Actions (login required)

    View Item