STUDI PENGGUNAAN ALAT GEORADAR OKO-2 FREKUENSI 250 MHz DAN 400 MHz UNTUK KARAKTERISASI GEOMETRI, CLEAT ORIENTATION DAN KADAR AIR PADA LAPISAN BATUBARA

Prabu, Ubaidillah Anwar and Ibrahim, Eddy and Yusuf, Maulana and HAK, Abuamat and Sudharmono, Djuki and Amin, Muhammad and Rahman, A and Asyik, Makmur and Eko Handayani, Rr Harminuke (2011) STUDI PENGGUNAAN ALAT GEORADAR OKO-2 FREKUENSI 250 MHz DAN 400 MHz UNTUK KARAKTERISASI GEOMETRI, CLEAT ORIENTATION DAN KADAR AIR PADA LAPISAN BATUBARA. Documentation. Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, Fakultas Teknik, Universttas Sriwijaya, Fakultas Teknik. (In Press)

[img]
Preview
PDF
Download (7Mb) | Preview

    Abstract

    Tulisan ini menggambarkan pengembangan teknik GPR untuk pengukuran kandung air total pada batubara baik secara spasial maupun temporal. Teknik pengukuran yang ada adalah terbatas, dan umunya memerlukan waktu untuk mendapatkan hasilnya, serta destruktif. Pengukuran dengan GPR adalah tidak destruktif dan cepat. Tulisan ini menyelidiki hubungan antara sejumlah sifat-sifat pada sinyal GPR dan variasi kandungan air total (VKAT) di lapisan baubara. Percobaan dilakukan pada model fisik batubara di dalam baik pada peringkat yang sama maupun peringkat yang bervariasi pada satu lapisan dan dapat terkontrol berdasarkan hasil pembiran maupun analisa laboratorium (‘proximate analysis’) dimana analisa kuantitatifdigunakan dua metoda pendekatan yaitu Spektrum amplitude dan spectrum fase. Hubungan yang berarti didapat anatara sinyal amplitudo dan kandungan air total baik pada peringkat batubara yang sama maupun yang berpariasi sedangan sinyal fase dapat digunakan untuk menetukan batas dari pada peringkat batubara satu dengan batubara yang lain secara lateral. Hubungan kuantitatif atara metoda GPR dan metoda yang lain ( channel sampling ) untuk pengukuran kandungan air kurang sinkron disebabkan perbedaan dalam lokasi pencuplikan, kedalaman penyelidikan dan kemungkinan pengaruh keberadaan mineral-mineral diantara bidang-bidang perlapisan batubara atas hubungan antara kandungan air bebas dipermukaan batubara(‘free moisture content’) dan kandungan air total batubara (“total moisture content”). Disamping itu kurangnya akuransi dalam pengukuran ini disebabkan pengaruh akusisi data seperti yang tidak solid sehingga berdampak pada variabilitas profil pada sinyal yang teramati.

    Item Type: Monograph (Documentation)
    Uncontrolled Keywords: GPR, kandungan air, amplitudo, model alam
    Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
    Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mining Engineering
    Depositing User: Hairul Anwar
    Date Deposited: 26 Sep 2013 16:55
    Last Modified: 26 Sep 2013 16:55
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/2682

    Actions (login required)

    View Item