Konflik Politik Di Kesultanan Palembang (1804-1821)

Farida , Farida (2007) Konflik Politik Di Kesultanan Palembang (1804-1821). Jurnal Sejarah Lontar, 4 (2). pp. 15-23. ISSN 1693-758

[img]
Preview
PDF
Download (1134Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (11Mb) | Preview

      Abstract

      Permasalahan dalam tulisan ini adalah “Bagaimana konflik antara Kesultanan Palembang dan Inggris, Belanda pada masa pemerintahan Sultan Badaruddin II?” Dengan metode penulisan sejarah. Sebagai Kesultanan yang telah berdiri selama satu setengah abad dengan kelebihan sebagai penghasil lada dan timah yang potensial, menempatkan Pelembang menjadi incaran kaum kolonialis Inggris dan Belanda. Akibatnya Palembang dihadapkan dengan berkali-kali konflik, baik yang disebabkan oleh faktor intern (perebutan kekuasaan) maupun faktor ekstern (Inggris dan Belanda). Kondisi inilah yang membawa Kesultanan Palembang kehilangan kedaulatannya

      Item Type: Article
      Uncontrolled Keywords: Benteng,Perang,Kuto Besak
      Subjects: D History General and Old World > D History (General)
      Divisions: Faculty of Teacher Training and Science Education > Department of Social Sciences Education > History Education
      Depositing User: Rudi Kule
      Date Deposited: 01 Jul 2013 12:16
      Last Modified: 19 Mar 2014 17:21
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/2359

      Actions (login required)

      View Item