Kajian Kandungan Mineral Sari Buah Timun Suri, Pisang dan Pepaya untuk Upaya Peningkatan Performa Pascalarva Udang Vaname selama Masa Adaptasi Penurunan Salinitas

Taqwa , Ferdinand Hukama and Lidiasari , Eka and Marsi , Marsi and Syaifudin, Mochamad (2012) Kajian Kandungan Mineral Sari Buah Timun Suri, Pisang dan Pepaya untuk Upaya Peningkatan Performa Pascalarva Udang Vaname selama Masa Adaptasi Penurunan Salinitas. In: Seminar Nasional Hasil Penelitian Tahun 2011 “Riset Inovasi dalam Mencapai Kemandirian Energi dan Pangan Berkelanjutan/Berwawasan Lingkungan” (Prosiding ISBN 978-602-95965-2-6), 1-2 Desember 2011 , Palembang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (72Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF - Published Version
    Download (1510Kb) | Preview

      Abstract

      Diantara tanaman hortikultura lokal Sumatera Selatan dengan kandungan mineral penting yang berpotensi untuk peningkatan performa pascalarva udang vaname di media bersalinitas rendah ialah timun suri, pisang dan pepaya. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kandungan mineral terutama kalium sari buah timun suri, pisang dan pepaya pada tingkat kematangan buah yang optimal dengan berbagai metode pengolahan yang ditujukan untuk meningkatkan performa pascalarva udang vaname saat masa adaptasi penurunan salinitas. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi tanaman hortikultura lokal. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September 2011 di Laboratorium Kimia Hasil Pertanian dan Laboratorium Kimia, Biologi dan Kesuburan Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk sari buah dengan metode pengolahan pengukusan saat proses blanching yang ditambahkan CMC 0,5% saat proses pasteurisasi menghasilkan kadar kalium lebih tinggi yaitu 2.500 ppm (timun suri), 2.000 ppm (pisang) dan 3.750 ppm (pepaya). Metode pengolahan buah hortikultura dengan hanya perebusan saat proses blanching menghasilkan kadar kalium produk sari buah yang lebih rendah yaitu 225 ppm (timun suri), 340 ppm (pisang) dan 4.00 ppm (pepaya). Dengan metode pengolahan yang tepat menunjukkan bahwa kadar kalium pada produk sari buah yang dihasilkan dapat lebih tinggi dan diharapkan di masa mendatang dapat disempurnakan untuk aplikasi peningkatan performa pascalarva udang vaname saat masa adaptasi penurunan salinitas

      Item Type: Conference or Workshop Item (Speech)
      Uncontrolled Keywords: Mineral, sari buah, timun suri, pisang, pepaya
      Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
      Divisions: Faculty of Agriculture > Study Program of Aquaculture
      Depositing User: M.Si Ferdinand Hukama
      Date Deposited: 13 Jun 2013 12:52
      Last Modified: 13 Jun 2013 12:52
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/2311

      Actions (login required)

      View Item