Kajian Bioekologi Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) di Habitat Rawa Sumatera Selatan

Taqwa , Ferdinand Hukama and Sasanti, Ade Dwi and Gaffar , A.Karim and Tanbiyaskur, Tanbiyaskur (2013) Kajian Bioekologi Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) di Habitat Rawa Sumatera Selatan. In: Seminar Nasional “Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Tahunan Ke-1” (Prosiding ISBN 978-602-17885-0-9), 5-6 Oktober 2012 , Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (103Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF - Published Version
    Download (1342Kb) | Preview

      Abstract

      Kajian bioekologi yang dilakukan meliputi pola pertumbuhan dan kualitas air (kandungan mineral, pH, oksigen terlarut, suhu, dan alkalinitas) pada habitat alami udang galah di beberapa perairan rawa yang ada di Sumatera Selatan. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan dengan kegiatan observasi di empat lokasi habitat perairan rawa di Kecamatan Gelumbang, Tanjung Raja, Merah Mata dan Pemulutan. Jumlah sampel udang yang diambil pada masing-masing lokasi untuk pengamatan pola pertumbuhan rata-rata 50 ekor/minggu. Hasil pengukuran dan perhitungan sampel udang galah pada lokasi pengamatan menunjukkan pola pertumbuhan yang sama yaitu alometrik negatif, dimana pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan berat. Berdasarkan hasil anilisis plankton yang ditemukan di perairan dan usus udang galah pada empat lokasi pengamatan menunjukkan hasil yang relatif sama. Hasil pengukuran terhadap nilai pH dari empat lokasi pengamatan yaitu berkisar antara 6,3-7,8. Hasil ini menunjukkan bahwa perairan rawa yang diamati memiliki pH yang tidak terlalu asam. Nilai suhu pada empat lokasi juga relatif sama yaitu berkisar 27-30oC. Kandungan mineral tertinggi dari empat lokasi pengamatan terdapat pada perairan rawa di Kecamatan Pemulutan yaitu Ca 1,75-1,81 ppm, Mg 3,80-3,87 ppm, K 1,78-1,80 ppm dan Na 3,80-3,85 ppm. Kandungan oksigen terlarut, amonia dan alkalinitas terbaik juga terdapat pada perairan rawa di Kecamatan Pemulutan berturut-turut yaitu oksigen terlarut 3,24 - 5,45 ppm, amonia 0,01 - 0,04 ppm dan alkalinitas 8 - 30 ppm. Perairan rawa di Kecamatan Pemulutan memiliki karakteristik warna lebih jernih sedangkan tiga lokasi lainnya berwarna coklat kehitaman. Dari hasil ini, diduga perairan rawa dengan warna air jernih memiliki nilai kualitas air lebih baik dibandingkan perairan rawa dengan karakteristik air berwarna coklat kehitaman

      Item Type: Conference or Workshop Item (Speech)
      Uncontrolled Keywords: Bioekologi, udang galah, pola pertumbuhan, kualitas air, rawa
      Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
      Divisions: Faculty of Agriculture > Study Program of Aquaculture
      Depositing User: M.Si Ferdinand Hukama
      Date Deposited: 13 Jun 2013 12:52
      Last Modified: 13 Jun 2013 12:52
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/2301

      Actions (login required)

      View Item