Referensi Mata Kuliah Aneka Ternak dan Satwa Harapan "HAMSTER"

Sahara, Eli (2009) Referensi Mata Kuliah Aneka Ternak dan Satwa Harapan "HAMSTER". Paradigma Indonesia (Group Elmatera), Maguwoharjo, Yogyakarta. ISBN 978-979-185--191-6

[img]
Preview
PDF
Download (121Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (1203Kb) | Preview
      [img]
      Preview
      PDF
      Download (515Kb) | Preview

        Abstract

        Buku ini berjudul Hamster, merupakan referensi mata kuliah aneka ternak dan satwa harapan. Hamster adalah binatang menyusui yang termasuk keluarga binatang pengerat yang mempunyai gigi seri besar dan terus menerus tumbuh. Hamster ini ada beberapa jenis yang bertahan sebagai hewan peliharaan diantaranya Syrian hamster, dwarf campbells Russian hamster, dwarft winter white Russian hamster, shinese hamster dan roborovski hamster. Habitat alaminya adalah daerah kering, ditengah gundukan pasir, dan wilayah pinggiran gundukan pasir. Ada beberapa jenis model kandang yang biasa digunakan untuk beternak hamster seperti: kandang plastik dan kandang kawat, kandang plastik tertutup dengan tabung, akuarium, kandang baja, kandang buatan sendiri. Kandang hamster juga harus dilengkapi dengan peralatan kandang yang akan digunakan oleh hamster untuk latihan dan bermain seperti roda latihan, botol air, rumah, blok kayu, sepatu boot plastik, mandi pasir, tabung dan see-saws, mineral dan blok garam, tabung karton dan kayu untuk digerogoti. Banyak toko penjual binatang dan keperluannya yang menjual makanan hamster. Pada umumnya makanan tersebut terdiri dari sejenis gandum yang dihancurkan, jewawut, pellet, kacang tanah, biji bunga matahari, maizena/sejenis tanaman jagung, biskuit anjing,dan makanan campuran akan semakin baik dengan menambahkan variasi yang lebih banyak, misalya penambahan ramuan seperti sayur-mayur dan buah-buah kering. Pemeriksaan kesehatan biasa dilakukan pada waktu membersihkan kandang, perlu juga untuk memeriksa keadaan kesehatan hamster. Hal ini merupakan waktu yang ideal untuk memeriksa apakah rabuk di dalam kandang kelihatan normal. Rabuk lembut bias menandai adanya diare, ketiadaan rabuk bisa menandai adanya constipation.

        Item Type: Book
        Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
        Divisions: Faculty of Agriculture
        Depositing User: Ibu Eli Sahara
        Date Deposited: 22 May 2013 05:55
        Last Modified: 22 May 2013 05:55
        URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/2091

        Actions (login required)

        View Item