PERBANDINGAN MINYAK NABATI KASAR HASIL EKSTRAKSI BUAH KEPAYANG SEGAR DENGAN KLUWEK

Mahandari, Cokorda Prapti and Wiwik, Wiwik and Fatoni, Anwar (2011) PERBANDINGAN MINYAK NABATI KASAR HASIL EKSTRAKSI BUAH KEPAYANG SEGAR DENGAN KLUWEK. In: Prosiding Seminar Nasional AVoER ke-3. Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Palembang, pp. 471-481. ISBN 979-587-395-4

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (352Kb) | Preview

    Abstract

    Minyak nabati kasar adalah minyak yang diperoleh dari pengolahan tanaman antara lain dari bagian batang, daun, buah, biji, kulit buah maupun bunga melalui proses ekstraksi. Penelitian tentang minyak nabati dari berbagai jenis dan bagian tanaman telah banyak dilakukan. Salah satu jenis tanaman yang belum banyak diteliti kandungan minyaknya adalah pohon kepayang atau Pangium edule Reinw. Potensi biji buah kepayang segar dan biji buah kepayang yang telah diproses menjadi kluwek sebagai bahan baku minyak nabati kasar diteliti dengan membandingkan hasil ekstraksinya. Sebelum dilakukan proses ekstraksi buah kepayang diolah untuk mendapatkan biji dengan cara pembusukan, pembelahan, pencucian, perebusan, pengupasan dan penjemuran. Sedangkan untuk memperoleh kluwek dilakukan penimbunan biji buah kepayang dalam tanah selama 4 minggu, pengupasan, pemilihan dan penjemuran. Proses ekstraksi dilakukan dengan menggunakan alat pres hidraulik. Hasil ekstraksi biji buah kepayang segar berupa campuran minyak, air dan getah dipanaskan untuk menghilangkan kadar airnya sampai menjadi minyak nabati kasar dengan warna coklat kehitaman. Sedangkan hasil ekstraksi kluwek menghasilkan minyak yang agak kotor sehingga hanya membutuhkan penyaringan untuk menjadi minyak nabati kasar. Biji buah kepayang menghasilkan minyak 8,7% dari total beratnya sedangkan kluwek 11 %. Berdasarkan hasil pengukuran massa dan volumenya diperoleh massa jenis minyak biji kepayang adalah 1,047 gr/ml, minyak kluwek 0,908 gr/ml. Hasil uji pembakaran menggunakan sumbu dari benang terlihat nyala api pada minyak biji kepayang mentah lebih pendek dan lebih redup sedangkan nyala api pada minyak kluwek lebih panjang dan lebih terang dengan warna merah jingga. Pada nyala api minyak kepayang ditemukan letupan–letupan dan percikan api yang menandakan masih terdapat kandungan air, sedangkan pada nyala api minyak kluwek tidak ada percikan saat api menyala.

    Item Type: Book Section
    Additional Information: Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya 100 Depok 16435, Korespondensi Pembicara. Phone: +62 2178881112 extn 453
    Uncontrolled Keywords: kepayang, minyak nabati, penekanan, ekstraksi, pembakaran
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
    Depositing User: Candra Setiawan
    Date Deposited: 28 Dec 2011 05:32
    Last Modified: 31 Jan 2012 23:38
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/154

    Actions (login required)

    View Item