Dampak Pemberian Kapur dan Fosfat pada Air Lebak Berbagai Sumber Terhadap produksi Tanaman Azolla pinnata var. Imbricata

Sagala, Effendi Parlindungan and Bernas, Siti Masreah (2008) Dampak Pemberian Kapur dan Fosfat pada Air Lebak Berbagai Sumber Terhadap produksi Tanaman Azolla pinnata var. Imbricata. In: Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Ilmu Tanah Indonesia. Himpunan Ilmu Tanah Indonesia, Palembang, pp. 202-208. ISBN 978-979-8918-64-3

[img]
Preview
PDF
Download (1357Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF
    Download (9Mb) | Preview

      Abstract

      Azolla adalah tumbuhan airyang bersimbiosis dengan tanaman ganggang biru (Anabaena azollae) yang menambat nitrogen bebas di udara menjadi bentukammoniak dengan bantuan enzim nitrigenase. Karena itu tanaman Azolla sangat penting dalam meningkatkan unsur nitrogen dipersawahan seperti lahan lebak yang banyak terdapat di Sumatera Selatan. Tetapikualitas air di lebak sangat rendah, hasil analisis menunjukkan bahwa pH masam (3-4,23), kandungan hara Ca rendah (2,8-6,8) ppm dan fosfor sangat rendah (0-0,8) ppm.Dengan adanya masalah di atas maka penelitian ini bermaksud mengetahui pemberian kapur dan fosfat terhadap air lebak dari berbagai lokasi dan tanaman azolla. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga perlakuan yaitu Pupuk Fosfat, Kapur Dolomit dan air dari berbagai lokasi dan setiap ulangan diulang sebanyak tiga kali. Dosis pupukfosfat yaitu (0,1,2,3 dan 4) g/pot, kapur Dolomit 5 taraf yaitu (0,3,6,9 dan 12) g/pot; serta sumber air lebak diambil dari 3 lokasi yaitu Pemulutan, Km 17 dan Km 21 Jalan Palembang-Indralaya. Masing-masing pot diisi air sebanyak 8 liter dan setelah 2 hari diisi Azolla sebanyak 10 individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dolomit meningkatkan pH air secara nyata dari (3,2-3,7) menjadi (5,9-6,3), serta meningkatkan secara nyata pertumbuhan dan produksi Azolla. Fosfor dan dolomit berpengaruh sangat nyata terhadap populasi Azolla, serta perlakuan terbaik adalah kombinasi 3 g fosfor dan 6 g dolomit dengan populasi sebanyak 944 Azolla. Sedangkan kombinasi air dan pemberian fosfor semuanya meningkatkan secara nyata populasi Azolla. Kombinasi air dan dolomit juga meningkatkan secara nyata berat kering Azolla, dimana setelah 10 hari pemberian dolomit dari air Lebak Km 17 memberikan produksi berat kering terbaik (24,46 g/pot) dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa semua air lebak dengan pH sangat rendah dapat dijadikan media tanaman Azolla, cukup dengan pemberian fosfor sebanyak 1 g/8 liter air dan dolomit sebanyak 3 g/8 liter air

      Item Type: Book Section
      Uncontrolled Keywords: Azolla,Air Lebak,Fosfat,Kapur,pH
      Subjects: Q Science > Q Science (General)
      Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
      Divisions: Faculty of Mathematics and Natural Sciences > Department of Biology
      Depositing User: Rudi Kule
      Date Deposited: 10 Dec 2012 14:40
      Last Modified: 10 Dec 2012 14:40
      URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/1513

      Actions (login required)

      View Item