Kebijakan Berbasis Budaya Lokal

Lionardo, Andries (2009) Kebijakan Berbasis Budaya Lokal. Berita Pagi.

[img]
Preview
PDF
Download (1588Kb) | Preview

    Abstract

    Budaya lokal sangat dibutuhkan dalam meningkatkan daya saing pembangunan daerah. Oleh karenanya setiap regulasi harus berbasis budaya lokal sehingga mencerminkan kandungan budaya dan nilai-nilai Indonesia. Budaya lokal adalah sebagai perangkat pandangan, kebiasaan-kebiasaan struktur-struktur sosial dan kebudayaan tertentu yang membentuk berbagai corak kesejahteraan dan menjadi ada dengan keberadaan aneka ragam fenomena-fenomena pada masyarakat di daerah. Semakin banyak regulasi yang menganut, memiliki dan menaati suatu nilai, semakin tinggi tingkat daya guna regulasi tersebut. Oleh karenya pemerintah daerah harus menyeimbangkan ancama budaya global dan budaya daerah masyarakat setempat. Untuk menjawab tantangan tersebut diperlukan kewenangan otonomi untuk memelihara dan mengembangkan identitas budaya lokal. Tanpa otonomi yang luas daerah-daerah akan kehilagan identitas budaya lokal, baik berupa adat istiadat maupun agama. Artikel ini menguraikan pentingnya lokalisme dikelola dengan baik dalam implementasi otonomi daerah. Karena tidak menutup kemungkinan apabila tidak dapat dikelola maka etnosentrisme berubah menjadi alat legitimasi baru dalam pemerintahan yang pada gilirannya akan merugikan masyarakat di daerah.

    Item Type: Article
    Uncontrolled Keywords: Kebijakan Publik,Budaya Lokal,Otonomi Daerah
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
    Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration
    Depositing User: Rudi Kule
    Date Deposited: 21 Sep 2012 16:24
    Last Modified: 21 Sep 2012 16:24
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/1288

    Actions (login required)

    View Item