Emisi Gas Buang Pembakaran Serpihan Biomassa Ilalang dan Daun Pisang dengan Sistem Pressurized Fluidized Bed Combustion.

Nukman, Nukman (2009) Emisi Gas Buang Pembakaran Serpihan Biomassa Ilalang dan Daun Pisang dengan Sistem Pressurized Fluidized Bed Combustion. Jurnal Rekayasa Sriwijaya. , 18 (2). pp. 22-26. ISSN 0852-5366

[img] PDF - Published Version
Download (1157Kb)

    Abstract

    Biomassa menjadi salah satu energyi alternatif untuk menggantikan bahan bakar fosil karena selain dapat diperbarui biomassa juga ramah lingkungan. Biomassa berasal dari limbah-limbah yang selama ini tidak dimanfaatkan yang dapat diolah dengan berbagai cara antara lain dengan densifikasi, pirolisis, pembakaran langsung gasifikasi, karbonisasi dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat-sifat kimia dan sifat-sifat fisik serta emisi dari beberapa bahan yang akan diuji. Analisa yang dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari biomassa melalui analisa proksimat serta nilai kalori, sedangkan analisa ultimat untuk mengetahui kandungan H (Hidrogen), O(Oksigen), N(Nitrogen) dan S(Sulfur). Pressurized Fluidized Bed Combustion (PFBC) salah satu teknologi terbaik untuk mengkonversi bahan bakar alternatif karena mempunyai keunggulan mengkonversi berbagai jenis sampah, limbah, biomassa dan batubara. Dari hasil pengujian ini akan diketahui seberapa besar nilai emisi gas buang seperti CO₂, CO, HC, dan NO₂ yang akan dijadikan pertimbangan apakah biomassa lebih ramah lingkungan dari pada bahan bakar fosil yang selama ini menjadi penyumbang terbesar terhadap pemanasan global (global warming). Dari penelitian analisa proksimat menunjukkan nilai maksimum untuk kadar air pada serpihan ilalang sebesar 13,5%, kadar zat terbang pada Daun Pisang sebesar 69,78% dan kadar abu pada Daun Pisang sebesar 4,46% serta karbon tetap pada ilalang sebesar 4,46% serta Nilai Kalori Daun Pisang sebesar 4512,71 kal/gr. Analisa ultimat menunjukkan nilai maksimum kadar karbon pada daun pisang sebesar 47,78% kadar Hidrogen pada Daun Pisang sebesar 10,25% kadar Nitrogen pada Daun Pisang sebesar 1,34% dan kadar sulfur pada daun pisang sebesar 0,21%. Hasil penelitian untuk pengujian emisi, menunjukkan Daun pisang memberikan HC dan NOx masing-masing sebesar 57 dan 74 ppm, ini lebih besar dari ilalang. Sedangkan emisi untuk CO ilalang samabesar dengan Daun pisang yaitu 0,24%. Kadar CO₂ ilalang lebih besar dari daun pisang yaitu sebesar 8,67%.

    Item Type: Article
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
    Depositing User: Nukman Nukman
    Date Deposited: 26 Dec 2013 17:05
    Last Modified: 26 Dec 2013 17:05
    URI: http://eprints.unsri.ac.id/id/eprint/1158

    Actions (login required)

    View Item